Arsip Tag: JapanTrip

Downtown Kyoto #JapanTrip (part 3)

Halo! Ini adalah bagian terakhir dari #JapanTrip saya, dengan tujuan Kyoto.

Dari semua kota yang kami kunjungi, bisa dibilang Kyoto adalah favorit saya!  Sempat menyesal juga karena hanya menyisihkan waktu semalam di kota ini sebelum keesokan harinya kembali bertolak ke KIX.

Jika kalian mencari pesona kota tua Jepang, maka Kyoto-lah jawabannya. Setibanya di Kyoto kami harus berjalan (baca: sambil menggiring koper) cukup jauh karena ternyata jarak stasiun dengan hostel yang ‘lumayan’. Namun hikmahnya bisa sambil sightseeing suasana kota yang tentunya jauh lebih ‘tenang’ dibanding Tokyo atau Osaka. Di kota ini, pemandangan gedung pencakar langit bisa terbilang jarang, adapun kompleks perumahan yang ada lebih banyak mengadopsi gaya tradisional, dan kuil mungil yang selalu ‘terselip’ di setiap perumahan. Bahkan salah satu rumah pejabat yang sempat kami lewati juga bergaya ala rumah bangsawan Jepang zaman dahulu. Hanya saja dilengkapi banyak kamera pengawas di setiap sudut, hihi.

Kyoto houses

Kyoto streets

Camera 360

Lanjutkan membaca Downtown Kyoto #JapanTrip (part 3)

Iklan

Tokyo Connection #JapanTrip (part 2)

Melanjutkan perjalanan #JapanPDFTrip saya sebelumnya, di postingan kali ini tujuan saya adalah  Tokyo!

Tokyo

Asakusa Tokyo

DAY 1

Walau hanya berjarak dua jam (via shinkansen) dari Osaka, namun ternyata saya cukup terkena culture shock setibanya di Terminal Tokyo. Luar biasa ramai dengan orang lalu lalang! Betul-betul terasa denyut ibukota metropolitan yang dinamis. Di Terminal Tokyo itu kita harus gesit dalam bergerak, karena diam sebentar saja, pasti nyaris tertubruk orang yang lewat karena dianggap menghalangi jalan, hahaha. Ah iya, di Jepang juga ada hal yang harus diingat jika menggunakan eskalator, yakni kita harus tahu di sisi mana kita harus berdiri. Di Tokyo, kita harus berdiri di sebelah kiri karena jalur kanan adalah ‘jalur cepat’ bagi orang yang sedang buru-buru. Di Osaka malah sebaliknya, jalur cepatnya adalah jalur kiri.

Dan tentunya yang lebih membuat saya dan suami pusing adalah peta jalur keretanya yang empat kali lipat lebih kompleks dari Osaka!. Sampai-sampai dari jatah tiga hari yang dimiliki, untuk nyasarnya saja sudah menghabiskan satu hari sendiri, HAHAHA.

Lanjutkan membaca Tokyo Connection #JapanTrip (part 2)

Autumn in Osaka #JapanTrip (part 1)

Tumbuh besar dengan pengaruh pop culture yang sangat kuat dari Jepang (manga, anime, fashion, kuliner, J-music, dan lain-lain) membuat negeri Sakura ini menjadi tujuan utama saya saat saya mendapatkan jatah Personal Development Fund (PDF) perdana tahun ini. Di Maverick, setiap karyawan yang sudah menjalankan masa baktinya selama setahun diberi ganjaran berupa PDF yaitu dana yang bisa digunakan untuk kegiatan apapun di luar kegiatan kantor.  Mulai dari menjalani hobi ataupun pergi melancong kemanapun kita suka.

Kebetulan lagi, masa bakti setahun saya di Maverick hanya berselisih satu bulan dengan bulan dimana saya melangsungkan pernikahan! Jadilah Jepang saya jadikan negara tujuan bulan madu. Seru, kan, bulan madu yang akomodasinya dibiayai kantor! :p

Autumn Leaves

Selain musim semi di bulan Maret yang terkenal dengan mekarnya bunga Sakura, menurut japan-guide.com, November adalah bulan terbaik untuk mengunjungi Jepang karena jatuh pada musim gugur, di mana daun-daun di Jepang sedang dihiasi rona merah dan kuning yang super cantik. Beberapa persiapan yang saya lakukan:

Lanjutkan membaca Autumn in Osaka #JapanTrip (part 1)