2014-01-25 19.23.01

Laneway Festival 2014 Experience #SporeTrip (part 1)

Mungkin bolak balik Jakarta-Singapura kini untuk kebanyakan orang adalah hal yang sudah dikategorikan ‘biasa’, tapi ini baru ketiga kalinya saya mengunjungi Singapura. Pertama kali sewaktu outing kantor tahun lalu (iya, baru tahun lalu X’D) dan kedua kali di tahun yang sama saat menonton musikal Dirty Dancing. Saya memutuskan (secara impulsif, ehm) untuk kembali ke Singapura karena tergoda dengan line-up Laneway Festival 2014 (25/1). Setelah tahun-tahun sebelumnya mesti gigit jari melewatkan The Pains of Being Pure at Heart, Cults, Yuck (2011), Kimbra dan Japandroids (2012) akhirnya kehadiran Savages dan HAIM sebagai line-up tahun ini menguatkan niat saya, haha!
Karena Laneway Festival memang biasanya menghadirkan newfound artists with fresh sounds, jadi memang cukup seru eksplorasi musik line-upnya terlebih dahulu. Kebetulan nama-nama yang sudah familiar untuk saya adalah Savages, HAIM, James Blake. Saya juga kemudian kepincut dengan musik CHVRCES, Vance Joy dan Jagwar Ma😀

Ah ya, #SporeTrip kali ini juga saya lagi-lagi memanfaatkan PDF (Personal Development Fund) dari Maverick dan untuk organize tripnya difasilitasi @KartuPos lewat #KartuPosTrip-nya😀 This would be my first experience to watch concert abroad!

Saya dan Wisha (juga diseret ke Laneway, mumpung sekantor jadi bisa ambil PDF juga hohoho) berangkat di pagi hari H (25/1),  satu rombongan dengan peserta #KartuPosTrip lainnya, Ferdi dan Nuri. Festivalnya sendiri baru dimulai siang hari dan kami berniat untuk datang sore saja supaya mataharinya tidak terlalu terik X). Untuk akomodasi, saya dan Wisha diinapkan @KartuPos di Hotel Ibis Novena. Ternyata jarak dari exit MRT Novena arah Mount Elizabeth Hospital ke lokasi hotel kalau jalan kaki lumayan jauh dan jalanannya menanjak 8′)) Tapi akhirnya kami menemukan rute yang lebih praktis; keluar dari exit Novena Square dan menggunakan bis jurusan 21 atau 131, dan berhenti di halte yang hanya 2-3 menit jalan kaki dari hotel. Lebih menyenangkan lagi ada foodcourt murah di dekat halte tersebut (dengan kurs SGD yang sedang cukup mencekik, ya memang mesti berpikir ekonomis 8′)) ). Semestinya kami baru bisa check-in pukul 2 siang namun ternyata resepsionis Hotel Ibis berbaik hati membukakan kamar kami sehingga bisa bersantai dulu sebelum bertolak ke The Meadows,  lokasi Laneway Festival kali ini.

Path 2014-01-25 11_39 (1)

Pemandangan dari Ibis Novena, Balestier Road yang dipenuhi apartemen mewah menjulang

Menjelang sore, berangkatlah kami ke venue. Setibanya di exit stasiun Marina Bay, ada bis shuttle gratis dari Doc Marten yang mengantarkan pengunjung ke halte terdekat sehingga The Meadows bisa dicapai dengan jalan kaki saja😀

2014-01-25 14.57.10 20140125_150644

Ternyata ramai sekali ya! Laneway Festival ini dibagi menjadi 3 stage: Derrick, Roscoe dan Cloud stage. Derrick dan Roscoe merupakan stage utama sedangkan Cloud stage nampaknya untuk DJ set. Sewaktu kami tiba, di stage The Jezabels sedang bermain! Konsep Derrick dan Roscoe stage sendiri bergantian back-to-back, sehingga saat performer A manggung di stage Derrick, jeda waktu dimanfaatkan performer B untuk set alat dan soundcheck di stage Roscoe. Tidak ada MC.

laneway

Untungnya cuaca di Singapura siang itu sedang bersahabat. Tidak terlalu terik dan angin bertiup cukup sejuk. Padahal terakhir saya mengunjungi area Marina, panasnya bukan main hingga kaki rasanya gosong😀. Sambil menunggu line-up utama, kami duduk-duduk di hamparan rumput di dekat area food stall.  Banyak juga yang memang sengaja membawa tikar sendiri untuk duduk di sekitar stage. Ada juga hal yang menarik diamati, yaitu fashion para pengunjung Laneway. Dari mulai yang memakai suit dan celana matching kembang-kembang dengan warna mencolok, hingga banyak yang berjalan kesana kemari tanpa alas kaki. Mayoritas sih tank top, hot pants dan sendal jepit ya, but you can simply get away with almost anything😄 Memang ternyata lebih nyaman memakai sendal jepit saja jika cuacanya sedang manis seperti ini. Saya kadung memakai boots karena malas kalau ternyata hujan dan harus repot dengan lumpur dari lapangan rumput😄. Ah ya, kami juga janjian bertemu dengan Pipit dan Bintang di sana😀

2014-01-25 16.08.00Saking sejuknya saya sampai sempat ketiduran -__-

2014-01-25 16.31.28(ki-ka): Wisha, saya, Pipit dan Bintang  :D

Karena kerumunan penonton di depan area stage selalu berotasi setiap kali ganti performer, kami jadi cukup mudah ‘mengamankan’ lokasi tepat di depan barikade, hanya 30 menit sebelum Savages naik panggung. Sewaktu mereka soundcheck saja saya dan Pipit sudah sibuk histeris😄. Bagi yang belum familiar, Savages adalah band post punk dari UK yang beranggotakan all-female.  Beberapa single yang bikin saya kepincut yaitu ‘Husbands’ dan ‘Shut Up’ dari album Silence Yourself (2013).  Saya lemah deh sama angry rock chic yang keren begini haha.

2014-01-25 19.23.01 20140125_191457Dua personil Savages; Gemma Thompson (gitar) dan Jehnny Beth (vokal) yang bikin saya dan Pipit fangirling tidak karuan😀. Gaya para personil Savages yang androgyny ini memang bikin gemes. Jehnny –yang bagai perpaduan Sinead O’Connor dan K.D Lang- walaupun stelannya selalu boyish tapi setiap perform sepatunya tetap pakai heels, lho! Kali ini saja ia memakai blue-black glitter heels. Garang tapi tetap seksi!. Yang juga lucu, sang bassist Ayse Hassan jika saya perhatikan hampir sepanjang setlist merem 8)) tapi jari-jarinya tetap lincah memainkan dawai bass-nya. Udah di luar kepala banget kayaknya, hahaha. Gebukan drum Fay Milton juga membuat penonton semakin semangat untuk headbang.

2014-01-25 19.08.04

Usai Savages manggung, Pipit dan Bintang memutuskan untuk mengejar performa Daughter di stage Roscoe sedangkan saya tetap menunggu di stage Derrick supaya tidak susah payah balik lagi saat HAIM naik panggung tepat setelahnya.  Daughter sendiri nampaknya tidak menyangka fanbase mereka di Singapura sebesar itu, hingga Elena Tonra sang vokalis sampai mengucapkan terima kasih berkali-kali dengan nada malu-malu (yang tentunya membuat fansnya semakin histeris, haha). Saya sejujurnya belum terlalu akrab dengan lagu-lagu Daughter, tapi lumayan hitung-hitung cooling down setelah ‘dihajar’ Savages😀.
Sebetulnya sebelum menyaksikan HAIM untuk pertama kalinya, saya agak khawatir karena mendengar kabar kalau live mereka di iTunes Festival tidak terlalu bagus. Saya juga sempat bingung dulu kenapa lagunya di iTunes store dikategorikan sebagai rock, padahal kalau dengar sealbum cenderung pop/folk dengan nuansa perkusi, sedikit R&B dan bebunyian khas 80an, rasa-rasanya tidak ada distorsi gitar yang terlalu menonjol😄. Tapi ternyata aksi panggung HAIM di Laneway Festival membuktikan kalau MEREKA MEMANG BAND ROCK ADANYA!😀

20140125_211009

Kemunculan trio kakak beradik Este, Danielle dan Alana di panggung disambut luar biasa meriah dan penonton seketika kompak melantunkan koor lagu ‘Falling’ yang dijadikan pembuka. Yang paling saya sukai dari HAIM adalah mereka sangat ekspresif dan komunikatif dengan penonton, terutama si bungsu centil Alana yang langsung jadi personil favorit saya😀 Danielle sang vokalis malah cenderung paling kalem, sedangkan Este si sulung tidak kalah pecicilannya dengan Alana. Este sempat menggoda penonton yang dance dengan bergoyang diiringi Alana yang menyenandungkan ‘Big Pimpin’-nya Jay-Z. Adorable!

20140125_210357

2014-01-25 21.01.09

Setelah diajak bergoyang mengikuti irama upbeat dari beberapa track seperti ‘Honey & I’, ‘If I Could Change Your Mind’, ‘Don’t Save Me’, ‘Forever’ sampai juga akhirnya pada lagu favorit saya, ‘The Wire’!
Yang bikin crowd semakin menggila yaitu saat Alana tiba-tiba turun dari stage untuk menghampiri, high-five dan memeluk para penonton di sepanjang barikade! Beruntunglah saya yang menonton tepat paling depan hingga sempat kontak fisik dengan Alana yang memanjat barikade *fangirling*😄. HAIM menutup penampilan mereka dengan unjuk aksi perkusi yang memukau. Gadis-gadis multi-instrumentalis ini memang luar biasa! Sungguh, jika mereka mampir Jakarta saya sudah pasti akan menonton lagi.
Sementara itu, CHVRCHES sedang siap-siap tampil di stage Roscoe, namun sayangnya saya keburu capek dan memutuskan mundur dari barikade untuk pulang, dengan sangat terpaksa juga ‘merelakan’ James Blake (yang padahal saya nantikan juga) 8′)). Sambil istirahat sejenak hingga beranjak keluar arena, saya masih sempat ikut bersenandung mengikuti alunan ‘We Sink’, ‘Lungs’, ‘Gun’ hingga ‘Lies’ yang gaungnya masih terdengar dari luar arena Gardens by The Bay.  Maaf ya, Lauren Mayberry *dadah dadah*😥

Demikian pengalaman perdana saya menghadiri Laneway Festival, overall cukup seru apalagi sampai sukses nongkrongin garis depan barikade😄 Lain kali mungkin saya akan membawa tikar dan pakai sendal jepit saja supaya lebih nyaman😀 Hal yang juga menyenangkan di Laneway adalah karena ambiencenya yang cukup santai, jika beruntung, kamu bisa langsung meet and greet/berinteraksi dengan para pengisi acara di area samping stage begitu mereka turun panggung. Beberapa di antara mereka bahkan dengan santainya ikut blend-in dengan crowd Laneway. Tapi mungkin yang ini hanya berlaku bagi mereka yang belum terlalu high profile, kalau HAIM atau Lauren Mayberry mungkin sudah habis dikerubuti massa 8)) Anyway saya iri lho sama Bintang yang berhasil mendapat tanda tangan HAIM di buklet Laneway-nya!😄

Satu-satunya hal yang bikin saya ilfil adalah sampah yang berserakan dimana-mana! HIH. Ternyata walaupun diadakan di Singapura yang terkenal bersih tetap saja manusia yang datang masih banyak yang serampangan. Memang ada sih, tim kebersihan yang mondar-mandir tapi tetap saja rasanya gemas, padahal tong sampah sudah disediakan lho  .__.

2014-01-28-02-23-30-1

Lumayan, ikut mejeng di salah satu foto official FB page Laneway Festival Singapura😀

Sekali lagi, thanks Maverick dan @KartuPos yang sudah memfasilitasi perjalanan saya ke Laneway Festival!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s