American-Mary-UK-Poster

American Mary – review

Yang paling menyenangkan dari rajin browsing situs-situs seperti Bloody Disgusting dan sejenisnya untuk mencari referensi, adalah saat bisa menemukan film-film horor yang luput dari panggung mainstream namun mendapat pujian dari berbagai fans horor dan festival. Setelah terkesan dengan film Excision (2012), kali ini mari berkenalan dengan American Mary (2012).

American Mary secara singkat mengambil tema rape-revenge, namun beda dengan film bertema sejenis seperti The Last House on The Left atau I Spit on Your Grave, bisa dibilang American Mary ini cukup ‘ringan’, setidaknya untuk saya 8)). Adapun benang merahnya dengan film Excision yaitu kedua tokoh utama wanitanya sama-sama memiliki ketertarikan tinggi pada ilmu bedah.

Saya sendiri tidak akan bercerita terlalu banyak karena plotnya sendiri cukup sederhana dan bahkan bisa disingkat ke dalam satu kalimat: Mary (Katharine Isabelle, mirip dengan Mary Elizabeth Winstead hanya versi lebih seksi dan goth :D), adalah seorang mahasiswi kedokteran bedah bertalenta yang secara tidak sengaja banting stir ke bidang body modification selepas tragedi yang menimpanya. The Soska Sisters, kreator American Mary, jelas sedari awal memang tidak ingin membebani penonton dengan alur cerita yang rumit namun menurut saya mereka berhasil menunjukkan sisi ‘fun’ dari low budget film yang juga menyapu 5 piala di Screamfest 2012 lalu ini. Untuk saya yang awam terhadap dunia body modification (selain dari B-movie ‘Strangeland’ (1998) yang pernah saya tonton), beberapa side-characters dalam American Mary ini cukup menggelitik. Misalnya saja Beatress, stripper yang pertama kali menawari Mary pekerjaan di bidang body modification, dikisahkan terobsesi dengan Betty Boop hingga melakukan perombakan total pada fisiknya supaya menyerupai tokoh idolanya tersebut. Creepy, huh?

399982-15154-clp-720

American-Mary1

Belum lagi pasien-pasien lainnya dengan berbagai permintaan modifikasi yang tidak kalah anehnya, salah satunya diperankan oleh The Soska Sisters sendiri, hehehe. Secara keseluruhan justru American Mary ini lebih bernuansa dark humor dibanding horor, karena adegan ‘brutal’nya pun bisa dibilang tidak seberapa, terutama jika sudah biasa mengkonsumsi film gore sejenis. Maklum saja, namanya juga indie-flick, namun tetap ada beberapa adegan yang bikin saya berdecak kagum. Apalagi mengingat shooting film ini hanya dilakukan dalam kurun waktu 15 hari saja!😀. Saya sendiri suka sekali karakter Mary, dan adegan yang paling menarik yaitu saat ia sedang bersiap melakukan kegiatan promosi ‘klinik bedah’nya. The narration about self esteem was touching yet hilarious at the same time. Fresh dan menghibur, American Mary delivers some good old-fashioned body horror. Yang jelas film ini membuat saya menantikan karya selanjutnya dari The Soska Sisters!😀

More info about this twisted twinsies: http://www.twistedtwinsproductions.net/

Score: 7/10

amlong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s