Argo Poster

Argo – review

Argo Poster

Inilah film yang mengantar Ben Affleck jadi sutradara terbaik versi Golden Globe 2013 (while Oscar can bite their fingers). Pria ganteng ini memang sudah terbukti talentanya lebih dari sekadar aktor, ingat saat debut kemenangannya bersama sahabatnya Matt Damon untuk naskah terbaik di penghargaan Oscar lewat Good Will Hunting (1997)?. Tentu Ben Affleck juga sempat mengalami jatuh bangun dalam meniti karirnya (Gigli, anyone?), namun dosa-dosanya nampaknya bisa ‘dimaafkan’, sebab saat Ben memutuskan untuk duduk di kursi sutradara, karya-karyanya seperti Gone Baby Gone (2007) dan The Town (2010) menuai pujian dari para kritikus. Argo, bisa dibilang karya terbaiknya sejauh ini.

Image

Tema politik yang diusung Argo sempat menuai kontroversi, apalagi saat ini hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Iran juga bisa dibilang belum stabil. Dramatisasi kisah nyata operasi rahasia CIA dalam menyelamatkan staf kedubes AS saat gejolak politik memanas di Iran tahun 1980an ini mampu diceritakan Ben Affleck dengan sangat memikat. Walau seolah-olah filmnya sendiri terkesan ‘berat’ namun masih jauh lebih ringan dibandingkan film kompetitor sejenis seperti Lincoln ataupun Zero Dark Thirty. Apalagi sub-plot yang melibatkan karakter John Goodman dan Alan Arkin, sungguh menghibur!

‘Argo’ adalah nama film fiktif yang hendak diproduksi sebagai samaran operasi rahasia CIA dalam mengeluarkan 6 staf kedubes AS yang terjebak ricuh revolusi Iran. Pengamanan tentara revolusi Iran yang sangat ketat memaksa CIA harus memutar otak dan memanggil Tony Mendez (Ben Affleck), spesialis ekstrator untuk menyusun rencana. Tentu saja usul Tony untuk membuat alasan survey pembuatan film fiktif dengan setting Iran sempat diragukan CIA, bahkan dianggap gila. Namun akhirnya setelah bekerja sama dengan John Chambers (John Goodman), award-winning make-up artist dan Lester Siegel (Alan Arkin) produser Hollywood ternama, operasi rahasia dengan judul film ‘Argo’ akhirnya dijalankan.

Tony Mendez: This is the best bad plan we have, sir.

Image

Image

John Chambers: Look, if you’re going to do this, you’re going to do this… You can’t build cover stories around a movie that doesn’t exist. You need a script, you need a producer.

Departemen properti dan make-up artist Argo patut diacungi jempol atas nuansa tahun 1980an yang sangat kentara, mulai dari suasana, appliances yang digunakan, tata rambut, baju, dll. Kapan lagi bisa lihat sosok Ben Affleck memiliki gaya rambut dan janggut ‘jadul’ seperti sosok Sam Waterston di The Killing Fields (1984)😀

Ben Affleck sebagai sutradara juga cerdas dalam meramu grafik ketegangan dari awal hingga sampai ke adegan klimaks di bandara, hingga menontonnya saja ikut megap-megap😀

Satu lagi kejutan adalah di end credit title muncul tulisan

‘produced by Ben Affleck & George Clooney’

Sesama aktor berparas rupawan dan sutradara berbakat memang sudah seharusnya saling membantu, no?  :D

C’mon Hollywood, you should breed these kind of species more :p

Pada end credit title Argo juga ditampilkan foto-foto dan dokumen asli yang memperlihatkan wajah asli tokoh-tokoh yang mereka perankan. Mirip banget!😄

Lewat blogpost ini saya hendak menyerukan ‘Argo, fuck yourself!’ cos’ you’re getting solid 8/10😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s