Like Crazy – review

Anna: I thought I understood it. But I didn’t. I knew the smudgeness of it. The eagerness of it. The Idea of it. Of you and me.

Tidak seperti film bernarasi seperti pada umumnya, Like Crazy menyampaikan kepingan-kepingan dokumentasi perjalanan cinta Jacob (Anton Yelchin) dan Anna (Felicity Jones) dengan apa adanya. Dengan tema besar mengenai long distance relationship (LDR), beberapa menit awal Like Crazy memang akan terasa lambat dan membosankan, karena memang tidak dikemas se-hip Going The Distance ataupun dihiasi banyak lagu dari band indie terkini seperti 500 Days of Summer. Walau begitu, Droke Doremus sang sutradara cukup cermat menuturkan dan memvisualisasikan beberapa momen tertentu dengan indahnya mulai dari awal perjumpaan mereka, kencan pertama, perpisahan pertama, pertengkaran pertama, dan seterusnya.

Summer fling, mungkin itu yang ada di benak awal Jacob saat berkenalan dengan Anna, mahasiswi pertukaran pelajar dari Inggris. Singkat cerita hubungan mereka berkembang dengan sendirinya, mengesampingkan bahwa Anna pada akhirnya toh akan pulang ke Inggris. Bahkan saking head-over-heels falling in love, pada suatu ketika Anna menyalahi penggunaan visa pelajarnya. Ia memutuskan untuk menghabiskan liburan bersama Jacob di mana seharusnya ia pulang ke Inggris. Satu kecerobohan kecil ini ternyata membawa dampak berkepanjangan pada hubungan mereka ke depannya.

Saat paspor Anna kena cekal dan memaksanya untuk tetap di London sedangkan Jacob sedang merintis karirnya sebagai desainer furnitur di Amerika, Like Crazy menyoroti bagaimana jatuh bangunnya hubungan dua sejoli yang terpisah benua ini.

Yang membuat Like Crazy begitu jujur menggambarkan isu yang kerap menyelimuti pasangan LDR bisa jadi karena Doremus memang mengangkat kisah ini berdasarkan pengalaman pribadinya. Dan tentunya ada kaitannya juga dengan trik Doremus untuk membiarkan Anton Yelchin dan Felicity Jones berimprovisasi dalam setiap dialog mereka. Bahkan naskah yang disediakan hanya berupa outline situasi yang akan terjadi. Hasilnya? Dalam kesunyian film ini, rasa penasaran akan akhir kisah Jacob dan Anna berhasil menghantui saya. Dengan chemistry yang luar biasa antara Yelchin dan Jones, film ini pun berhasil membawa pulang Grand Jury Prize di Sundance Film Festival 2011 untuk kategori dramatic. Anton Yelchin, adorable as ever! dan si cantik pendatang baru Felicity Jones tentunya akan dilirik banyak sutradara setelah juga berhasil menjadi Aktris Terbaik di Sundance.

Salah satu visual memikat dari Doremus yang jadi favorit saya, timelapse kebersamaan Jacob dan Anna di tempat tidur selama musim panas. Sweet!😀

Anna: I thought I understood it, that I could grasp it, but I didn’t, not really. Only the smudgeness of it; the pink-slippered, all-containered, semi-precious eagerness of it. I didn’t realize it would sometimes be more than whole, that the wholeness was a rather luxurious idea. Because it’s the halves that halve you in half. I didn’t know, don’t know, about the in-between bits; the gory bits of you, and the gory bits of me.

So, does love finally conquer all? you decide. A bittersweet love story, like crazy!😀 7.5/10

Watch the trailer and melt. And weep.

4 thoughts on “Like Crazy – review”

  1. PENGEN NONTON! *lari ke kemang* :p
    I’ve been in an LDR for 4 years now, and to me it’s like Vindaloo Curry. It’s abrasive and annoying and it comes on way too strong, like… vindaloo curry. When you’re crazy about curry, that’s fine, but, no matter how much you love curry, you have too much of it, it takes the roof of your mouth off. And then you never want to see curry for a really, really long time, but you wake up one day, and you think… God, I really miss curry.

    Hahaha who am I kidding? STOLE that line form an episode of Dr. House. Hehee😀

    1. Nonton Like Crazy itu kayak ngintipin photo album punya orang,
      capturing moment-nya bagus banget! Walaupun 15-20 menit pertama lambaaaaat banget :p

      eh tapi your whole line penggambaran tepat isi film ini lho *tambah bikin penasaran gak gue? nyehehehehe*

      Go watch and weep! :p

  2. Just saw the movie last night…dua malem yg lalu saya nonton Like crazy, bru sampe mereka jalan2 brg dgn background ferris wheel udahan bete LOL… tp kmaren cb tonton lg dr awal gak nyesel, Doramus done it well! udahan film ini bikin melting dan berulang kali bilang sama istri (yg untungnya selalu ada di samping saya) I love you, honey.. :p 4 thumbs up, worth to watch

    1. Betul, harus niat banget nontonnya karena memang alurnya lambaaaaat banget x))
      tapi karena penasaran sama endingnya dan gambar yang disajikan Doramus begitu cantik,
      jadi bertahan deh x)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s