The Raid – INAFFF

I can’t tell you much about The Raid (cause my friends would probably kill me for lashing out spoilers :D)

But i can tell you this: The Raid lives way beyond its hype.

Mind-blowing,  breathtaking, ass-kicking, jaw-breaking, blood-dripping, adrenaline-rush experience that would make the whole cast of The Expendables goes to shame.

Plot dasar dari The Raid memang terdengar sederhana. Pasukan khusus yang dipimpin Jaka (Joe Taslim) dengan misi khusus menyerbu bangunan sarang bercokolnya bos kriminal Tama (Ray Sahetapy) beserta dua orang kepercayaannya Mad Dog (Yayan Ruhiyan) dan Andi (Donny Alamsyah). Di antara pasukan tersebut terdapat Rama (Iko Uwais) yang di balik misi utamanya memiliki tujuannya sendiri.

Beberapa dialog canggung termaafkan dan tenggelam di antara dahsyatnya adegan pertarungan dan pembantaian para pasukan khusus yang menyerbu sarang bos kriminal ini. Atlet judo nasional, Joe Taslim ternyata mampu memberikan performa akting yang sama sekali tidak mengecewakan sebagai Jaka. Ray Sahetapy juga sukses menampilkan sosok bos mafia yang bengis dan ditakuti.

While all hells break loose by Iko Uwais. Dibandingkan sosok pemuda ‘naif’nya di Merantau, karakter Iko disini sebagai Rama lebih ‘tanpa ampun’ menghajar habis-habisan gerombolan penjahat yang menghalangi jalannya. If you think you’ve seen everything on Merantau, think again. Sekali lagi duet koreografer adegan tarung Iko Uwais dan Yayan Ruhiyan membuat penonton nyaris kehabisan nafas dalam setiap adegan aksi brilian hasil racikan tangan dingin mereka. I’m way beyond lucky to have this opportunity to watch the uncut version. Brutal headshots, merciless stabs and all  :D

Tidak heran penonton internasional begitu takjub menyaksikan film dengan komposisi martial art yang begitu total, sebuah seni yang kini sudah jarang sekali ditemui film-film aksi keluaran Hollywood. Apalagi jika mereka melihat sosok Iko dan Yayan yang memang cukup ‘petite’, bahkan jika dibandingkan dengan sesama orang Asia seperti Joe Taslim ataupun Donny Alamsyah. But they kick yo’ caucasian asses for sure!  :p

Original Scoring dari duo komposer Fajar Yuskemal dan Aria Prayogi juga tidak kalah memikat dari teaser scoring Mike Shinoda yang sudah ditunjuk Sony untuk mengisi komposisi musik untuk The Raid rilisan internasional. Dengan Screen Gems yang juga sudah menaruh minat untuk membuat remake-nya, masih belum jelas apakah cast-nya nanti akan tetap Iko Uwais atau diganti. Yang jelas Gareth Evans sang sutradara nanti akan duduk sebagai executive producer.

Good luck remaking all THAT, Hollywood. Ain’t no caucasian can move their hands as fast as Iko Uwais!😀

The Raid ditutup dengan standing applause dari seluruh penonton INAFFF. The best closing movie ever.

Salute to Gareth Evans, all actors and  crew!

Thank you so much INAFFF for the invitation!😀

The Raid – coming soon to cinema, January 2012

3 thoughts on “The Raid – INAFFF”

  1. Hai, aku Hesti – Merantau Films. Aku suka review-nya, boleh minta data lengkapmu? Jadi kalo ada berita baru or event bisa diundang. Thankyou – twitterku @HestiPanda

  2. Saya jadi penasaran pngen nonton.
    Saya suka sekali film action . .Ayo indonesia tunjukan kpda dunia dngan film brkualitas sprti film action,
    jngan cuma mmproduksi film yg jlek sprti film horor n sinetron aja. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s