INCIDENT

The Incident – INAFFF

Sudah biasa dalam film horor/thriller dimana situasinya digambarkan terjebak di kegelapan dan diiringi hujan badai. Namun terjebak di kegelapan, diiringi hujan badai, terkunci di dalam rumah sakit jiwa berisikan berbagai macam psikopat yang bebas berlarian? Nah, itu baru mimpi buruk sebenarnya.

Kurang lebih itulah yang ditawarkan The Incident, salah satu film yang cukup menjadi bahan pembicaraan sepanjang INAFFF. George, Max dan Ricky adalah tiga orang pemuda yang menghabiskan waktunya bekerja sebagai juru masak di rumah sakit jiwa Sans yang terletak di pinggir kota. Memang bukan pekerjaan impian, namun cukup untuk menyambung hidup dan mimpi mereka sebagai band yang sedang merintis karir dari gigs kegigs.

Sans Asylum sendiri digambarkan sebagai rumah sakit jiwa yang memang didesain untuk ‘mengurung’ para pasiennya dengan tingkat keamanan maksimum. Dari mulai bangunan yang hampir tanpa jendela serta akses elektronik untuk seluruh pintu. Yes, a very depressing asylum indeed. I don’t know why people would designed such place without making its patient even crazier :p

Suatu hari hujan turun lebih lebat dari biasanya. Dalam gemuruh petir yang saling bersahutan, tiba-tiba Sans Asylum dihadapkan pada skenario terburuk: mati listrik. Bukan hanya kegelapan yang menyambut para juru masak serta petugas Sans Asylum, namun fakta bahwa dengan matinya listrik tersebut, akses keluar masuk pun terputus dikarenakan seluruhnya dijalankan dengan elektronik.

Atmosfir ketegangan mulai terbangun saat lumpuhnya sistem keamanan Sans Asylum memicu para pasien untuk lepas kontrol dan secara brutal membunuh para petugas. George, Max dan Ricky harus memutar otak untuk bertahan hidup sebelum para pasien menyeret mereka dalam ‘permainan’ hidup dan mati. Lupakan opsi telepon genggam, karena film ini memang bersetting di tahun 1987.

The Incident adalah debut film pertama Alexander Courtes, yang sebelumnya menyutradarai video musik milik U2, The White Stripes, Coldplay, Kylie Minogue dan masih banyak lagi. Walaupun berbagai situs seperti bloody-disgusting.com mengungkapkan kekecewaannya pada film yang eksekusinya dinilai lemah ini, namun tidak demikian menurut para penonton The Incident di INAFFF lalu. Kengerian terisolasi dalam temaram dinding-dinding rumah sakit jiwa yang ‘dingin’ cukup berhasil meneror para penonton, yang juga ‘dipaksa’ untuk ikut menebak-nebak apa yang akan terjadi di tiap langkah, tiap putaran, tiap sudut, tiap jeritan. Bagaimanapun, teror dari manusia hidup –yang gila, and simply merciless;  memang jauh lebih menyeramkan dibandingkan hantu.

Kelemahan film ini mungkin terdapat pada pengenalan awal ketiga tokoh, yang dimaksudkan sebagai character-development namun Courtes agak sedikit bertele-tele sehingga sisipan kisah George dan kekasihnya agak sedikit dipaksakan.

Bagaimana dengan adegan gore? Bisa dibilang dibandingkan film slasher/thriller lainnya, The Incident tidak terlalu eksplisit dan membanjiri layar dengan genangan darah. Namun di Toronto International Film Festival yang juga memutar film ini, beberapa penonton konon sampai ada yang jatuh pingsan dan dilarikan ke ambulans karena tidak sanggup menonton sebuah adegan penyiksaan. Dari penonton INAFFF sendiri? beberapa teman saya yang gemar menonton film gore bahkan ‘menuntut’ adanya barf bag kepada panitia karena salah satu adegan finale –yang sebenarnya cukup sederhana, nampaknya cukup membuat mual :p

 So, get your flashlight! Let’s check out who’s been lurkin around the corner.
And, oh, Don’t forget to breathe😀
============================
Score: Story 6/20. Thrill-o-meter 7.5/10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s