immortals-image

Immortals – review

With Tarsem Singh on director’s seat, i expected a dazzling visual experience.

Sadly, Tarsem Singh is selling out😦

Immortals sendiri bercerita tentang mitologi Yunani, dan perebutan kekuasaan antara manusia dan dewa. Alkisah para kaum abadi sesungguhnya bisa membunuh satu sama lain, dan pada suatu pertempuran besar, kaum abadi yang menang itulah yang kemudian disebut Dewa dan yang kalah adalah para Titan yang dikurung di Gunung Tartarus.

Satu-satunya yang bisa membebaskan para Titan yaitu busur Epirus yang hilang dan jatuh ke bumi saat pertempuran besar tersebut. Busur Epirus ini kemudian menjadi incaran Hyperion (Mickey Rourke) yang ingin menghancurkan kekuasaan Dewa-Dewa. Keberadaan Busur Epirus ini dapat diketahui melalui peramal suci Phaedra (Freida Pinto). Dalam perburuan busur inilah diperkenalkan sosok Theseus (Henry Cavill, our Superman in upcoming Man of Steel), seorang pemuda biasa yang dikucilkan oleh warga desanya karena stigma anak di luar nikah. Namun diam-diam Dewa Zeus menaruh perhatian besar pada Theseus dan mengajarinya berbagai hal dengan menyamar sebagai pria tua.

Who did my laundry?? i thought i was getting a red cape

Disinilah garis besar cerita sudah dapat ditebak, –kisah klasik kepahlawanan bagaimana Theseus adalah ‘the chosen one’, jatuh hati pada si peramal cantik, menjadi pemimpin kaum mortal dalam melawan pasukan Hyperion, yada yadayada yada. I thought we already used that lame formula on that lousy Avatar😦

Don’t even get me started on that horrible ending

Tidak seperti karya brilian sebelumnya The Cell dan The Fall, cerita Immortals memiliki banyak sekali kelemahan selain plot yang memang sudah klise. Sosok Phaedra bahkan sudah tidak relevan lagi porsinya sejak pertengahan film, dan kubur dalam-dalam ekspektasi adegan perang yang melibatkan busur Epirus. I don’t know why they even bother to mention it in the first place. Bahkan Dewa Zeus yang memang sengaja diperankan tokoh muda (tidak seperti tipikal sosok Zeus yang selama ini digambarkan di film-film lain) nampak kurang meyakinkan. Titan yang konon setingkat dengan ‘Dewa’ ya ternyata pada akhirnya…..begitu saja. Jika dibandingkan dengan 300-nya Zack Snyder, karakter-karakter di 300 bisa meninggalkan impresi yang jauh lebih kuat. Produser boleh sama, tapi nampaknya kontennya berkata lain.

Whaddya mean i have to wash your clothes too?

The only good thing about Immortals is Mickey Rourke being Mickey Rourke, a badass. Untuk yang memang mengharapkan adegan gore berhamburan darah mungkin akan cukup terpuaskan dengan beberapa adegan slow motion yang cukup detil. But overall, IMHO Tarsem Singh should’ve been better than that.

Score: 6/10

Not even this goofy looking armor can make me look less-badass

Well anyway, big thanks to INAFFF and Total Film Magazine for Immortals screening opportunities!

keep ’em coming!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s