Bangkok Traffic Love Story – review

Jika kita biasa disajikan ramuan horor mencekam dari ranah Thailand, maka kali ini bersiaplah mencicipi komedi romantis ala Bangkok Traffic Love Story😀

Mei Li sedang senewen, karena di usianya ke-30 ini dia tidak kunjung juga mendapatkan kekasih-padahal hampir semua teman-temannya termasuk Ped sahabatnya, telah menikah. Sepulangnya dari pernikahan Ped–belum sepenuhnya sadar karena mabuk, Mei Li mengalami kecelakaan mobil yg mempertemukannya dengan Loong, seorang insinyur tampan yg membantunya saat kecelakaan tersebut terjadi.

Alur berikutnya mudah ditebak, di tengah keputus-asaannya itu Mei Li langsung jatuh hati. Dan tidak butuh waktu lama sampai ia bertemu Loong lagi. Saat adik perempuannya tertangkap basah sedang bermesraan dengan pacarnya di atap rumah susun mereka, tentu keluarga Mei Li gusar.  Mereka menuntut ‘pertanggungjawaban’ dan saat wali sang pacar adiknya dipanggil, tak lain tak bukan adalah Loong. Ternyata Loong tinggal di rumah dimana pacar adiknya tersebut bekerja sebagai penjaga.

Singkat kata, Mei Li mulai melakukan investigasi mendalam dan menemukan bahwa Loong bekerja shift malam di BTS (jaringan kereta listrik). Mei Li pun mulai mengusahakan berbagai alasan untuk bertemu Loong, walaupun usaha-usahanya tersebut sarat kekonyolan dan biasanya berujung pada musibah😉. Di tengah-tengah segala upayanya itu Mei Li juga sempat berkonsultasi pada gadis SMU tetangganya, Plern. Plern yg genit dan piawai flirting menunjukkan pada Mei Li bagaimana mendapatkan nomor telepon Loong, bagaimana mengajak kencan, dll. Namun nampaknya Plern jg mulai tertarik pada Loong. Disinilah Mei Li mulai panik.

Sejak awal, Bangkok Traffic Love Story sudah menyisipkan adegan-adegan yg sangat mengundang tawa. Jika akrab dengan gaya khas dorama Jepang dengan humor komikalnya, maka elemen humor yg sama diterapkan disini. Antara lain tempat kerjanya yg menjual bra tenaga solar serta bosnya yg nyentrik; bagaimana Mei Li selalu mengunjungi Ped di saat-saat –errr janggal; keluarganya yg tak kalah aneh; juga segala kecerobohan Mei Li saat bertemu Loong –yg ujung-ujungnya selalu merusakkan barang milik Loong mulai dari kacamata, laptop dan kamera, hahahaha!!😀. Dan jika diperhatikan, Ped sahabat Mei Li, sangat mirip dengan Melanie Ricardo😀 jika ada versi Indonesia-nya nampaknya tidak usah repot mencari cast untuk peran ini hahaha.

Judul ‘Traffic Love Story’ pun karena setting banyak mengambil di tengah kebisingan dan kepadatan riuhnya lalu lintas kota Bangkok, juga khususnya trayek BTS tempat Loong bekerja. Beberapa adegan romantis juga mengambil tempat di Bangkok Planetarium dan rumah di tepi sungai Chao Phraya. Dan karena saya sempat mengunjungi Bangkok beberapa bulan yg lalu, beberapa tempat terlihat cukup familiar😉 sayangnya saya tidak sempat mencoba BTS-nya😦

Anehnya Plern yg juga ditampilkan di beberapa versi poster film ini, ternyata hanya jadi sebuah tempelan alias perannya menjadi rival Mei Li hanya sepersekian persen dari keseluruhan film.  Fokus cerita lebih banyak mengenai bagaimana desperate-nya Mei Li dalam mengejar Loong. Tingkat keputus-asaannya hampir setara dengan kisah Itazura Na Kiss dari Jepang, namun tidak se-menyebalkan itu hehehe.

Overall, film yg telah menyabet Best Actor, Best Actress dan Best Picture di People’s Choice Awards 2009  Thailand ini mampu menyajikan komedi yg fresh & a good laugh, i’ll give 7/10 for that😀.

P.S For me personally, endingnya sedikit mengganggu konsep ‘romance’ yg sudah dibangun sedemikian rupa. Seperti apa? well, you have to watch it yourself, then maybe–just maybe, you’ll agree with me :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s