Paranormal Activity – review

Saat pertama keluar, film ini langsung memuncaki tangga box office di U.S sana. It makes me kinda curious, what makes this movie so different and not just another Blair Witch Project-wannabe? I happened had a chance watching this movie as a surprise movie at INAFFF last saturday. The result?
Mark my words, you might not find a ghost of a long haired woman, or bloody zombies, but this movie will make your heart jumped!!
Menggunakan teknik real live cam, plot film ini sebenarnya sederhana; mengisahkan pasangan Katie dan Micah yg baru saja tinggal bersama dan menempati rumah baru. Micah memutuskan untuk membeli kamera untuk menangkap fenomena-fenomena aneh yg kerap terjadi akhir-akhir ini di rumah mereka. Katie, di lain pihak, memang memiliki insting yg kuat -jika tidak dikatakan indera keenam- sejak kecil. Sempat memanggil seorang paranormal, mereka memutuskan untuk melakukan penyelidikan sendiri lebih lanjut.

Beberapa malam pertama memasang kamera di kamar tidur, mereka memang tidak menemukan hal yg siginifikan selain suara-suara langkah kaki, garukan di dinding dan semacamnya. Namun ketika Micah -yg nampaknya terlalu bersemangat dengan ‘proyek kecil’nya ini- gegabah menggunakan papan Ouija, keadaan semakin memburuk. And there it started, the sleepless nights…
Apalagi setelah diketahui bahwa masalahnya bukan pada rumahnya, namun pada Katie. Bagaimana Micah & Katie menghadapi teror tanpa akhir ini?

Kekuatan pada film ini adalah the ‘simple gesture’ of the horror…The lightly swinging door, the lamp that suddenly turned on/off for no reason, the loud banging on the wall, the sleepwalking, the footsteps on the stairs…& those are not the best part yet :p

Mungkin tidak terdengar begitu menakutkan, namun justru karena dekat dengan keseharian, let’s see if you’re able to sleep and NOT to think about those any suspicious sounds u’ve heard in the middle of the night x)
Gaya penceritaan dengan hanya memperlihatkan night vision dari kamera di malam hari (saat setting di kamar tidur) dan tanpa musik sama sekali menambah suasana mencekam.

Konon endingnya sendiri memiliki 3 versi, versi asli (yg ada pada dvd bajakan yg sudah banyak beredar), versi festival dan terakhir versi bioskop. Versi bioskop ini ternyata atas saran Steven Spielberg. And the man’s hunch is right, his ending-which i saw, is very very much frighteningly-disturbing.

So go watch the movie, and then you decide,..
what happen when we sleep?
*evil grin*

One thought on “Paranormal Activity – review”

  1. Hi,  
     
    We’ve browsed through your reviews and thought that they are really original and interesting! We would like to invite you to publish your reviews on 7tavern.com, which provides an alternative platform for promising movie reviewers to showcase their talents. Based on the merit of your reviews, we believe that you would be an exceptional addition to our community.
     
    Please feel free to contact us to discuss how you could become a 7tavern reviewer. =)
     
    Cheers,  
    7tavern Team  
    admin@7tavern.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s